Tips Aman Belanja Online


Manusia zaman sekarang, banyak urusan yang harus diselesaikan, banyak bisnis yang harus dikejar karena terlalu banyak peluang yang sangat sayang kalau dilewatkan begitu saja. Banyak persoalan yang mesti ditangani, sehingga urusan belanja jangan sampai menghambat kinerja kita sebagai manusia modern yang super sibuk. Belanja online adalah jawaban anda berbelanja effektif tanpa banyak kehilangan waktu dan tenaga disamping juga sangat beragamnya pilihan dari sekian banyak penawaran. Cepat, praktis dan mudah. Namun dibalik semua itu tersimpan bahaya yang harus diwaspadai jangan sampai kita kebobolan. Berikut ini tips aman berbelanja online, safety fisrt dalam belanja online…
1. Cek Barang
Pastikan barangnya, apakah barang bekas atau barang baru. Jangan sampai kita membeli barang bekas dengan harga barang baru. Tanyakan mengenai status barang kepada pemilik atau penjual barang tersebut, apakah ada garansinya, apakah kita dapat komplain untuk bisa mengembalikan barang yang tidak sesuai dengan keinginan kita, atau tidak sesuai dengan photo yang dipajang.
2. Cek Harga
Bandingkan harga dari yang ditawarkan satu toko online dengan toko online yang lain terhadap barang yang sama. Selisih harga yang terlalu jauh bisa membuat kita gondok dan merasa ditipu. Tanyakan juga apakah ada discount, atau mendapatkan barang tambahan dari belanja pokok. Pastikan kita harus mendapatkan harga yang paling istimewa.
3. Cara Transaksi
Jangan gunakan kartu debit anda!! bahaya!! Karena kartu tersebut merupakan sambungan langsung ke rekening Bank anda, dan nomor pin anda menjadi terbuka sehingga merupakan peluang bagi oknum yang akan berbuat jahat untuk membobol rekening anda. Pastikan anda menggunakan kartu kredit setiap transaksi, karena relatif memiliki perlindungan terhadap penipuan, barang hilang, barang rusak, dan masalah lainnya.
4. Data Pribadi
Disaat memesan barang, biasanya pembeli diharuskan mengisi data pribadi berupa nama dan alamat pembeli serta nama dan alamat tujuan barang. Pastikan hanya data yang diperlukan saja. Data yang lain bisa kita simpan untuk keamanan. Selain data itu adalah peluang spam dan penyalahgunaan data pribadi seseorang.
5. Awas Phishing
Phishing adalah e-Mail penipuan yang seakan-akan berasal dari sebuah toko, bank atau perusahaan kartu kredit. E-Mail ini mungkin mengajak Anda untuk melakukan berbagai hal, misalnya memverifikasi informasi kartu kredit, meng-update password dan lainnya. Harus dipahami bahwa perusahaan yang sah tidak akan melakukan hal itu melalui e-Mail. Jika Anda menerima email dengan permintaan semacam itu, hapus saja!
6. Awas Pharming
Agak lebih sulit untuk dideteksi adalah Pharming. Ini mengacu pada sebuah halaman web palsu yang dibuat oleh penipu sehingga mirip halaman akhir dari sebuah situs belanja. Jika Anda mengklik checkout, Anda akan dibawa pada halaman milik sang penipu dan diminta untuk memasukkan data-data pribadi. Cara paling baik untuk melindungi diri dari Phishing dan Pharming, adalah dengan memiliki piranti lunak keamanan yang ter-update. Misalnya, Norton Internet Security 2010 atau Norton 360. Sebagai tambahan jika anda hendak meng-klik tautan suatu web, pastikan tujuan anda adalah web atau toko online yang anda maksud.
7. Perhatikan Hal-Hal Kecil
Ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan saat belanja online:
•    Privacy Statements (Pernyataan soal kerahasiaan data). Periksa dan baca dulu kebijakan penjual online soal data pribadi Anda sebelum melakukan pembelian. Pastikan mereka tak akan menjual informasi pribadi pada pihak lain.
•    Return Policies (Kebijakan soal pengembalian barang). Hal semacam ini lebih penting di belanja online ketimbang di dunia fisik. Baju hangat yang nampak berwarna biru laut di layar monitor bisa jadi akan terlihat biru tua saat sampai di tangan Anda. Akankah toko menerima pengembalian semacam ini? Adakah biaya terkait hal itu? Cari tahu sebelum Anda membeli.
•    Terms of Agreement (Kesepakatan). Jika pembelian melibatkan layanan online, seperti PayPal, pastikan Anda memahami bahwa layanan itu juga akan melindungi Anda dari hal-hal buruk.
•    Gift Cards (Voucher Hadiah). Saat ini makin hadiah dalam bentuk voucher makin disukai dan banyak membantu saat belanja di waktu yang sempit. Pastikan Anda mengetahui kebijakan dari setiap kartu. Beberapa perusahaan bahkan memiliki biaya bulanan atau tanggal kadaluwarsa untuk voucher belanja, yang membuat kertas itu hanya menjadi selembar kertas belaka jika tak segera digunakan.
Selamat Berbelanja Aman dan Nyaman…
(Dari Berbagai Sumber)